pacar kamu aku atau dia?

pacar kamu aku atau dia?

162

5,1 mil

Yang sering orang-orang katakan memang benar adanya, jangan pernah menjalin hubungan dengan pria yang belum selesai dengan masalalunya.

Dan itu yang kamu rasakan sekarang, ketika menjalin hubungan dengan Juan, mental dan tenagamu benar-benar dikuras habis hanya untuk memaklumi Juan yang belum bisa sepenuhnya melupakan masalalunya.

Malam ini kamu duduk di tepi ranjang menunggu pesan dari orang yang paling kamu percaya, Juan. Yang tanpa kamu tau kini berada di rumah Alana, mantan pacarnya yang katanya sedang sakit.

Dan begitu Juan mengirim pesan, ia tidak menanyakan kabar, atau sekedar basa-basi, hanya memberitahukan bahwa ia sedang bersama Alana.

Hari ini, kamu mengirimkan pesan pada Juan untuk bertemu di kafe, untuk membicarakan hubungan kalian.

Setibanya Juan di sana, kamu langsung menceritakan hal-hal yang membuatnya khawatir.

"Aku gatau kamu kemana aja akhir-akhir ini, aku ngerasa kayanya kamu lebih sayang Alana daripada aku?..." ucapmu pelan, namun jelas bisa terdengar oleh Juan.

"Gak gitu sayang, aku cuma jagain Lana sebentar. Dia gapunya siapa-siapa..."

Kata "tidak punya siapa-siapa" benar-benar membuatmu muak semuak-muaknya.

"Terus aku? Aku cuma punya kamu Juan. Kalo kamu emang masih mau sama Alana, mending... kita udahan aja..."

"Sayang maaf... aku bakalan berubah, jangan sampe udahan. Aku gamau..." Ia menarik tanganmu, menggenggamnya erat-erat.

Kamu berpikir sejenak, mungkin ini kesempatan terakhir yang akan kamu berikan padanya.

"Oke... tapi inget cuma sekali."

Beberapa hari sejak pembicaraan hari itu, Juan terlihat menepati janjinya. Ia tidak lagi pergi menemui Alana dan selalu bersamamu ketika di kampus. Kamu berpikir ia benar-benar sudah berubah, sampai...

"Kak Juan tolong, Alana pingsan..." teriak teman Alana, Tesa.

Juan sempat melirikmu, dan pastinya akan mendapatkan tatapan tajam, mengingatkan tentang janji Juan padamu.

"Kak aku mohon, Alana dari tadi manggil-manggil nama Kakak..." ucap Tesa memohon.

"A-aku minta maaf sayang..." lirih Juan kearahmu, lalu ia berjalan mengikuti Tesa.

Kamu hanya diam. Juan benar-benar melupakan janjinya dalam sekejap saat mendengar nama Alana.

Kamu menangis dalam diam, kamu tau Juan tidak akan kembali dalam waktu dekat ketika sudah berurusan dengan Alana si mantan.

Sepulang dari kampus, kamu tidak langsung pulang. Kamu pergi ke pantai, berharap bisa menenangkan pikiranmu.

Hingga pesan masuk melalui ponselmu, ada foto yang dikirim dari nomor tidak dikenal.

Di sana ada Alana dan Juan, terlihat Juan menyuapi Alana dengan telaten.

Tanpa beban sedikitpun, atau setidaknya... tidakkah ia memikirkan pacarnya? Bukan malah sibuk dengan masalalunya.

Creado 23 sept

Actualizado 23 sept

Publicado 23 sept

proxy permitido

Chats publicados